Welcome To www.muchtarardhiansyah.blogspot.com, Terima Kasih Telah Berkunjung, Jangan Lupa Untuk Tinggalkan Komentar, Follow Twitter, Dan Like Facebook.|Dan Maaf Atas Gangguan Iklannya|

Search Here

Showing posts with label Berita Dunia. Show all posts
Showing posts with label Berita Dunia. Show all posts

Monday, May 6, 2013

0 Salju Turun Di Padang Pasir Arab Saudi

6:56 PM Under From Seputar Dunia
[0 Comment]
REPUBLIKA.CO.ID, TABUK -- 'Ini benar salju.. di Saudi Arabia!'. Demikian Arabnews menuliskan judul beritanya tentang salju di padang pasir (gambar bawah).
Tabuk, wilayah padang pasir dan pegunungan di barat laut Arab Saudi, mengalami fenomena alam yang tidak biasa. ''Tabuk diguyur salju tahunan sejak Selasa kemarin,'' tulis Arabnews.
Warga setempat langsung memanfaatkan momen langka itu dengan berwisata ke pegunungan indah dan lokasi lainnya yang diselimuti salju. Warga dari luar Tabuk juga tak mau kalah ingin menikmati momen salju yang sangat jarang terjadi tersebut.
''Jalan-jalan, terutama menuju lokasi Gunung Allouz, dipenuhi oleh mobil-mobil,'' tulis Arabnews dalam tulisan beritanya 'It's snowing.. in Saudi Arabia!.
Sementara, petugas keamanan serta petugas lalu lintas dan kesehatan bersiaga di sejumlah titik untuk mengatur arus 'turis dadakan' dan siap memberikan pelayanan. Direktur Lalu lintas Tabuk, Brigadir Muhammad bin Ali Al-Najjar, mengingatkan wisatawan berhati-hari dalam berkendaraan.
''Para pengemudi diharapkan mematuhi batas kecepatan dan berkomunikasi dengan pihak berwenang untuk bantuan atau informasi,'' kata Muhammad. ''Petugas patroli siap mengatur lalu lintas dan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkannya.''
Sementara jubir Pertahanan Sipil di Tabuk, Brigadir Mamdouh Al-Enizi, menyarankan penduduk setempat menghindari lembah. Mereka juga diminta untuk tidak mendaki ke tempat-tempat tinggi yang diselimuti salju.
Jalan menuju gurun dan daerah pegunungan Tabuk penuh sesak dengan mobil yang berasal dari kota-kota sekitar seperti Haql dan Bada. Salju mengancam warga Timur Tengah.

SALJU TABUK -- Seorang pria memainkan salju setelah badai salju di dekat padang pasir Tabuk, sekitar 1.500 km dari Riyadh, Rabu (9/1). (Reuters/Mohamed Alhwaity)

SALJU TABUK -- Seorang pria berjalan di salju setelah badai salju di dekat padang pasir Tabuk, sekitar 1.500 km dari Riyadh, Rabu (9/1). (Reuters/Mohamed Alhwaity)

SALJU TABUK -- Orang-orang bergembira bermain salju setelah badai salju di dekat padang pasir Tabuk, sekitar 1.500 km dari Riyadh, Rabu (9/1). (Reuters/Mohamed Alhwaity)

SALJU TABUK -- Seorang pria memainkan bola salju setelah badai salju di dekat padang pasir Tabuk, sekitar 1.500 km dari Riyadh, Rabu (9/1). (Reuters/Mohamed Alhwaity)


JALANAN TABUK --
Sejumlah pengemudi memarkirkan kendaraan mereka di pinggiran jalan di Tabuk, Arab Saudi, untuk menyaksikan salju yang turun di wilayah padang pasir tersebut. (www.alriyadh.com)


JALANAN TABUK --
Mobil diparkir di pinggiran jalan di Tabuk, Arab Saudi, dimana pengemudi ingin menyaksikan salju yang turun di wilayah padang pasir tersebut. (www.alriyadh.com)


JALANAN TABUK --
Jalanan di Tabuk, Arab Saudi, diselimuti salju yang menerpa wilayah padang pasir itu sejak sepekan lalu.
Read More »

Thursday, March 14, 2013

0 Harlem Shake

4:26 PM Under From Seputar Dunia
[0 Comment]
TEMPO.CO, Jakarta - Akhir Juni tahun lalu, seorang disk jockey kurang terkenal di Brooklyn merilis lagu electronic dance music (EDM) berjudul Harlem Shake. Dia merilis lagu tersebut di website gratisan tanpa banyak keriuhan.

Tapi, di awal Februari 2013, Harlem Shake telah menjadi fenomena massa selevel Psy, penyanyi Gangnam Style. Orang-orang dengan gaya apa dan latar belakang apa pun melakukan Harlem Shake.

Kini, di YouTube, telah ada lebih dari 100 ribu posting-an video Harlem Shake. Ketika Billboard mengubah kriteria lagu-lagu ngehit dengan memasukkan data YouTube dalam sepekan, Harlem Shake meroket menjadi nomor satu dalam daftar 100 lagu hot.

Hal yang lucu adalah video Harlem Shake milik Baauer sendiri tidak pernah ada. Di YouTube, yang ada hanya versi resmi dalam bentuk audio, yang telah dilihat orang 14 juta kali.

Nasib baik terjadi setelah versi dansa Harlem Shake, yang dibuat komedian Filthy Frank di YouTube, menjadi virus pada 2 Februari. Video Harlem Shake versi Frank mencatat 17 juta penonton dan membuat ratusan ribu orang lainnya meniru dan membuat video Harlem Shake versi masing-masing. Bahkan ada lebih dari 70 video Harlem Shake yang dilihat sekurangnya 1 juta orang.

Karena YouTube mengizinkan artis, label rekaman, dan publisher untuk mengukur nilai uang dari lagu melalui layanan konten ID, Baauer akhirnya mampu meraih pendapatan dari versi orisinal dan dari versi cover-nya. Namun, beberapa orang yang berkecimpung di industri musik mengatakan bahwa aliran uang tidak akan bertahan. "Lebih baik tidak menghentikan pekerjaan sehari-hari mereka," kata Jamie Kitman, seorang manajer di OK Go.

Tapi, Matt Johnson, seorang musikus grup rock Matt and Kim, mengatakan, kemasyhuran Harlem Shake pantas ditujukan kepada Baauer. Dia pun mengaku menyukai lagu Harlem Shake. "Ada energi tertentu yang diciptakan dalam 30 detik yang merupakan bagian dari lagu dan video-video lainnya. Anda tidak perlu memiliki keterampilan menari atau belajar dengan rutinitas yang lama," kata dia.

Matt and Kim mem-posting video Harlem Shake versi sendiri pada 11 Februari lalu. Kini, video mereka telah dilihat oleh 9 juta penonton.

Dan Untuk Hiburan Ada Video Hasil Karya Sendiri (hehehe :D)


Read More »

Monday, February 18, 2013

0 Alam Semesta Berbentuk Terompet

7:16 PM Under From Seputar Dunia
[0 Comment]

Alam semesta ternyata TEROMPET malaikat israfil !

Sekitar enam tahun silam sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Prof. Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman melakukan observasi terhadap alam
semesta untuk menemukan bentuk sebenarnya dari alam semesta raya ini sebab prediksi yang umum selama ini mengatakan bahwa alam semesta berbentuk bulat bundar atau prediksi lain menyebutkan bentuknya datar saja. Menggunakan sebuah peralatan canggih milik NASA yang bernama “Wilkinson Microwave Anisotropy Prob” (WMAP), mereka mendapatkan sebuah kesimpulan yang sangat mencengangkan karena menurut hasil penelitian tersebut alam semesta ini ternyata berbentuk seperti terompet.

Di mana pada bagian ujung belakang terompet (baca alam semesta) merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable) (lihat gambar bentuk alam semesta dibawah).
Bentuk Alam Semesta
Di dalam kitab Tanbihul Ghofilin Jilid 1 hal. 60 ada sebuah hadits panjang yang menceritakan tentang kejadian kiamat yang pada bagian awalnya sangat menarik untuk dicermati.

Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah saw bersabda :“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah". Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?” Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.” Saya tanya : “Bagaimana besarnya?” Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Allah yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali. Pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan). Kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”

Dalam hadits di atas disebutkan bahwa sangkakala atau terompet malaikat Isrofil itu bentuknya seperti tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi. Bentuk laksana tanduk mengingatkan kita pada terompet orang – orang jaman dahulu yang terbuat dari tanduk.

Kalimat seluas langit dan bumi dapat dipahami sebagai ukuran yang meliputi/mencakup seluruh wilayah langit (sebagai lambang alam tak nyata/ghoib) dan bumi (sebagai lambang alam nyata/syahadah). Atau dengan kata lain, bulatan terompet malaikat Isrofil itu melingkar membentang dari alam nyata hingga alam ghoib.Jika keshohihan hadits di atas bisa dibuktikan dan data yang diperoleh lewat WMAP akurat dan bisa dipertanggungjawabkan maka bisa dipastikan bahwa kita ini bak rama – rama yang hidup di tengah – tengah kaldera gunung berapi paling aktif yang siap meletus kapan saja.
Dan Allah telah mengabarkan kedahsyatan terompet malaikat Isrofil itu dalam surah An Naml ayat 87 : “Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadapNya dengan merendahkan diri.”
Makhluk langit saja bisa terkejut apalagi makhluk bumi yang notabene jauh lebih lemah dan lebih kecil. Pada sambungan hadits di atas ada sedikit preview tentang seperti apa keterkejutan dan ketakutan makhluk bumi kelak.
“Pada saat tergoncangnya bumi, manusia bagaikan orang mabuk sehingga ibu yang mengandung gugur kandungannya, yang menyusui lupa pada bayinya, anak – anak jadi beruban dan setan – setan berlarian.”
Read More »

0 Malaikat Di Masjid Nabawi

7:14 PM Under From Seputar Dunia
[0 Comment]

Kemunculan Malaikat di Masjid Nabawi Saat Shalat Jum'at

Selain manusia, masjid juga di kunjungi atau di diami oleh sosok gaib seperti Malaikat dan jin muslim.
Baru-baru ini di Masjid Nabawi, Madinah terekam dalam bentuk video aktifitas sosok gaib tersebut.
Sosok misterius itu bercahaya putih berada di tengah-tengah uMmat yang sedang serius mendengarkan khutbah Syaikh dr. Abdul Muhsin al-Qasim.
Saat itu bertepatan dengan shalat Jum'at 23 Muharram 1433 Hijriyah.
Video ini di unggah ke youtube dan spontan menggemparkan dunia,
karena sosok itu tampak jelas terekam dalam video. Berbagai pihak mencoba menganalisisa sosok bercahaya itu.
Ada yang menyebutkan itu sebagai efek cahaya dari sinar matahari,tapi teori itu terbantahkan karena atap masjid Nabawi terbuat dari marmer.Tak seorang pun menyadari sosok itu berada di tengah-tengah uMmat.
Bahkan pengurus masjid ketika menyaksikan video itu tak bisa mengidentifikasi siapa sosok misterius tersebut.
Sebagian besar orang meyakini sosok gaib itu kemungkinan adalah Malaikat yang memang selalu hadir di dalam Masjid Nabawi.
Read More »

0 Penemuan Bahtera Nabi Nuh

7:13 PM Under From Seputar Dunia
[0 Comment]


Penemuan Kapal ‘Bahtera’ Nabi Nuh yang Menakjubkan

Peninggalan sejarah yg maha berharga itu bukan saja menarik minat para pengkaji Sejarah saja, namun pihak penyelidik US seperti CIA/KGB pun mencoba untuk melakukan penelitian disana. Sejauh ini CIA telah menggunakan satelite dan pesawat ‘Stealth’ utk mengambil gambar objek yg terdampar di puncak gunung tersebut. Gambar-gambar itu telah menjadi “rahasia besar” dan tersimpan rapi dengan kawalan yg ketat bersama dengan “rahasia-rahasia? penting yg lain di Pentagon. Sudah beratus-beartus orang mencoba untuk mendaki Gunung Aghi-Dahl yg kerap dijuluki juga sebagai “Gunung Kesengsaraan” atau dengan nama peta-nya yaitu Mount Ararat, namun hanya beberapa orang saja yang berhasil menaklukannya. Sebagian lagi selebihnya hanyalah menambah deretan panjang pendaki-pendaki yang menjadi korban keganasannya. Hingga hari ini, hanya ada beberapa orang pendaki yg dapat sampai ke puncak Mt. Ararat sekaligus dapat menyaksikan dengan mata kepala sendiri sebuah artifak yang ‘maha berharga’ tersimpan abadi dipuncaknya.

Lalu apakah sebenarnya artifak “maha berharga” yang terkubur selama ribuan tahun di puncak Ararat itu?

Menurut para ahli kepurbakalaan, mereka menafsirkan bahwa artifak dengan dimensi yang sangat besar tersebut tak lain adalah The Great Noah Ark (Perahu/Bahtera Nabi Nuh)!

Seperti yang kita ketahui bahwa The Great Pyramid of Giza, Mesir telah terkubur didalam tanah selama kurang lebih 2.000 tahun lamanya sebelum ditemukan dan dilakukan penggalian terhadapnya. Begitu pula halnya dengan The Great Noah Ark, sebelum terjadinya sebuah gempa bumi hebat yang melanda daerah itu pada 2 Mei 1988 silam, artifak tersebut tertimbun di bawah salju hampir selama 5.000 tahun lamanya tanpa ada yang mengetahui bahwa sebenarnya tersimpan sebuah rahasia besar didalamnya.

Sebenarnya, zaman Nabi Nuh AS dulu tidaklah seprimitif yg kita semua bayangkan. Pada hakikatnya pengetahuan Sains dan teknologi mereka sudah maju pada masa itu.

Contohnya dari beberapa hasil temuan di kaki Mount Ararat, Para Pengkaji dan Scientist Russia telah menemui lebih kurang 500 kesan artifak batu baterai elektrik purba yg digunakan untuk menyadurkan logam. Tentunya temuan tersebut bisa membuktikan bahwa masyarakat zaman Nabi Nuh AS telah mengenal listrik.

Mengikut perkiraan para ahli, Nabi Nuh AS kira-kira memulai membangun bahteranya pada tahun 2465 B.C dan hujan lebat baru turun dan mengguyur bumi selama bertahun-tahun sehingga mengakibatkan munculnya air bah maha dasyat yang rata-rata dapat mengakhiri sebagian populasi manusia dimuka bumi diperkirakan terjadi pada 2345 B.C.

Rupa bentuk dari The Great Noah Ark itu sendiri sebenarnya tidak sama dengan bentuk kapal laut masa kini pada umumnya. Menurut para peneliti dan pendaki yang pernah melihat langsung “Noah Ark” di puncak Mt. Ararat serta beberapa image yang diambil dari pemotretan udara, The Great Noah Ark memang merupakan sebuah bahtera yang berdimensi sangat besar dan kokoh.

Kontruksi utamanya tersusun oleh susunan kayu dari species pohon purba yg memang sudah tidak bisa ditemui lagi didunia ini alias sudah punah. Pengukuran obyek yang ditandai mempunyai altitude 7.546 kaki (1 kaki = 0.3048 meter) dengan panjang dari bahtera kurang lebih 500 kaki, 83 kaki lebar, dan 50 kaki tinggi. Ada juga Para Pengkaji berpendapat, “Noah Ark” berukuran lebih luas dari sebuah lapangan sepak bola.
Luas pada bagian dalamnnya cukup untuk menampung ratusan ribu manusia. Jarak dari satu tingkat ke satu tingkat lainnya ialah 12 hingga ke 13 kaki. Sebanyak kurang lebih ribuan sampai pulahan ribu balok kayu digunakan untuk membangunnya.

Totalnya, terdapat kurang lebih ratusan ribu manusia dan hewan dari berbagai species yang ikut menaiki bahtera ini, Mengikuti kajian dari Dr. Whitcomb, kira-kira terdiri 3.700 binatang mamalia, 8.600 jenis itik/burung,6300 jenis reptilia,2500 jenis amfibi yang menaiki The Great Noah Ark tersebut, sisanya adalah para kaum Nabi Nuh AS yang percaya akan ajaran yang dibawanya. Total berat kargo/muatan bahtera itu keseluruhan mungkin mencapai kurang lebih 24,300 ton.

Di sekitar obyek tersebut, juga ditemukan sebuah batu besar dengan lubang pahatan. para peneliti percaya bahwa batu tersebut adalah “drogue-stones”, di mana pada zaman dahulu biasanya dipakai pada bagian belakang perahu besar untuk menstabilkan perahu. Radar dan peralatan mereka menemukan sesuatu yang tidak lazim pada level “iron oxide” atau seperti molekul baja. Struktur baja tersebut setelah dilakukan penelitian bahwa jenis “vessel” ini telah berumur lebih dari 100.000 tahun, dan terbukti bahwa struktur dibuat oleh tangan manusia. Mereka percaya bahwa itu adalah jejak pendaratan perahu Nuh.

Beberapa sarjana berpendapat bahwa kemungkinan besar ‘Noah Ark’ ini dibangun disebuah tempat bernama Shuruppak, yaitu sebuah kawasan yg terletak di selatan Iraq.

Jika ia dibangun di selatan Iraq dan akhirnya terdampar di Utara Turkey, kemungkinan besar bahtera tersebut telah terbawa arus air sejauh kurang lebih 520 Km. Mt.Ararat itu sendiri bukanlah sembarang gunung, ia adalah sebuah gunung yang unik. Diantara salah satu keunikan yang terdapat pada gunung ini ialah, pada setiap hari akan muncul pelangi pada sebelah utara puncak gunung itu.

Mt.Ararat ini ialah salah satu gunung yang mempunyai puncak yang terluas di muka bumi ini. Statusnya juga merupakan puncak tertinggi di Turki yaitu setinggi 16,984 kaki dari permukaan air laut. Sedangkan puncak kecilnya setinggi 12,806 kaki .Jika kita berhasil menaklukkan puncak besarnya, kita dapat melihat 3 wilayah negara dari atasnya, yaitu “Russia, Iran, dan Turkey”.

Sebuah “batu nisan” yang didakwa kepunyaan Nabi Nuh AS telah dijumpai di Mt. Lebanon di Syria. Batu nisan itu berukuran 120 kaki panjang.
Pada tahun 1917, Raja Russia Tsar Nicholas II mengirim sejumlah 150 orang pakar dari berbagai bidang yg terdiri dari saintis, arkeolog dan tentara untuk melakukan penyelidikan terhadap The Great Noah Ark tersebut.

Setelah sebulan, tim ekspedisi itu baru sampai ke puncak Ararat. Segala kesukaran telah berhasil mereka lewati, dan akhirnya menemukan perahu Nuh tersebut. Dalam keadaan terkagum, mereka mengambil gambar sebanyak mungkin mengukur panjang perahu Noah dan didapati berukuran panjang 500 kaki, lebar 83 kaki dan tinggi 50 kaki, sebagian lainnya tenggelam di dalam salju. Hasil dari perjalanan itu dibawa pulang dan mau diserahkan kepada Tsar, malangnya sebelum sempat melaporkan temuan itu ke tangan kaisar, Revolusi Bolshevik Komunis (1917) meletus. Laporan itu akhirnya jatuh ke tangan Jenderal Leon Trotsky. Sehingga sampai sekarang masih belum diketahui, apakah laporan itu masih disimpan atau dimusnahkan.

Mari kita melihat lebih mendalam tengang awal penemuan bahtera Nabi Nuh As. Pada bulan Juli 1951 sebuah tim yang terdiri dari ahli-ahli Rusia melakukan penelitian terhadap Lembah Kaat. Sepertinya mereka tertarik untuk menemukan sebuah tambang baru di daerah tersebut. Dalam penelitiannya mereka menemukan beberapa potong kayu di daerah tersebut berserakan. Mereka kemudian mulai menggali tempat tersebut dengan tujuan untuk menemukan sesuatu yang berharga. Tetapi alangkah terkejutnya mereka ketika menemukan kumpulan potongan-potongan kayu tertimbun di situ. Salah seorang ahli yang ikut serta memperkirakan, setelah meneliti beberapa lapisanya, bahwa kayu-kayu tersebut bukanlah kayu yang biasa, dan menyimpan rahasia yang sangat besar di dalamnya.

Mereka mengekskavasi tempat tersebut dengan penuh keingintahuan. Mereka menemukan cukup banyak potongan-potongan kayu di daerah penggalian tersebut, dan di samping itu mereka juga menemukan hal-hal lain yang sangat menarik. Mereka juga menemukan sepotong kayu panjang yang berbentuk persegi. Mereka sangatlah terkejut setelah mendapati bahwa potongan kayu yang berukuran 14×10 inchi tersebut ternyata kondisinya jauh lebih baik dibandingkan potongan-potongan kayu yang lain.

Setelah waktu penelitian yang memakan waktu yang cukup lama, hingga akhir tahun 1952, mereka mengambil kesimpulan bahwa potongan kayu tersebut merupakan potongan dari bahtera Nabi Nuh AS yang terdampar di puncak Gunung Calff (Judy). Dan potongan (pelat) kayu tersebut, di mana terdapat beberapa ukiran dari huruf kuno, merupakan bagian dari bahtera tersebut. Setelah terbukti bahwa potongan kayu tersebut merupakan potongan kayu dari bahtera Nabi Nuh AS, timbullah pertanyaan tentang kalimat apakah yang tertera di potongan kayu tersebut.

Sebuah dewan yang terdiri dari kalangan pakar dibentuk oleh Pemerintah Rusia di bawah Departemen Riset mereka untuk mencaritahu makna dari tulisan tersebut. Dewan tersebut memulai kerjanya pada tanggal 27 Februari 1953. Berikut adalah nama-nama dari anggota dewan tersebut:
1. Prof. Solomon, Universitas Moskow
2. Prof. Ifa Han Kheeno, Lu Lu Han College, China
3. Mr. Mishaou Lu Farug, Pakar fosil
4. Mr. Taumol Goru, Pengajar Cafezud College
5. Prof. De Pakan, Institut Lenin
6. Mr. M. Ahmad Colad, Asosiasi Riset Zitcomen
7. Mayor Cottor, Stalin College

Kemudian ketujuh orang pakar ini setelah menghabiskan waktu selama delapan bulan akhirnya dapat mengambil kesimpulan bahwa bahan kayu tersebut sama dengan bahan kayu yang digunakan untuk membangun bahtera Nabi Nuh AS, dan bahwa Nabi Nuh AS telah meletakkan pelat kayu tersebut di kapalnya demi keselamatan dari bahtera tersebut dan untuk mendapatkan ridho Illahi.

Terletak di tengah-tengah dari pelat tersebut adalah sebuah gambar yang berbentuk telapak tangan dimana juga terukir beberapa kata dari bahasa Saamaani. Mr. N.F. Max, Pakar Bahasa Kuno, dari Mancester, Inggris telah menerjemahkan kalimat yang tertera di pelat tersebut menjadi:
“Ya Allah, penolongku! Jagalah tanganku dengan kebaikan dan bimbingan dari TubuhMu Yang Suci, yaitu Muhammad, Ali, Fatima, Shabbar dan Shabbir. Karena mereka adalah yang teragung dan termulia. Dunia ini diciptakan untuk mereka maka tolonglah aku demi nama mereka.”

Semuanya sangatlah terkejut setelah mengetahui arti tulisan tersebut.
Read More »